Polri Pecat Bripda Randy Bagus, Tersangka Aborsi Paksa Hingga Menyebabkan Kematian Mahasiswi Asal Mojokerto

27 Januari 2022, 21:08 WIB
Bripda Randy Bagus Tersangka Kasus Aborsi Novia Widyasari Resmi Dipecat. /Polda Jatim

PURBALINGGAKU - Polri memecat Bripda Randy Bagus Hari Sasongko setelah menjalani sidang etik profesi terkait kasus bunuh diri mahasiswi asal Mojokerto di Mapolda Jawa Timur di Surabaya, Kamis, 27 Januari 2022.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Gatot Repli Handoko mengatakan hasil putusan sidan adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat.

Menurut Gatot Repli, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, Randy Bagus dinyatakan secara jelas bersalah melanggar pasal 7 ayat satu huruf b, dan pasal 11 huruf c Perkap 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri.

Baca Juga: Live Score Timnas Indonesia vs Timor Leste Babak Kedua, Skuad Garuda Unggul 4-1 atas Timor Leste

Pemecatan Randy Bagus hanya tinggal menunggu proses administrasi pemecatan.

"Setelah ini yang bersangkutan menjalani proses pidana umum yang ditangani oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. Saat ini yang bersangkutan tahanan Ditreskrimum Polda Jatim," katanya dikutip dari Antara.

Seperti diketahui, Bripda Randy Bagus menjalin asmara dengan Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi Universitas Brawijaya Malang yang ditemukan tewas bunuh diri di pusara ayahnya di Desa Japan, Sooko, Mojokerto pada 2 Desember 2021.

Baca Juga: Penyelundupan Narkotika di Rutan Kelas 1 Surakarta Digagalkan, Begini Kronologinya

Kasus ini mencuat setelah Novia Widyasari, mahasiswi Universitas Brawijaya ditemukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri usai menenggak racun.

Setelah dilakukan penyelidikan, kasus bunuh diri Novia disebabkan karena dugaan pemaksaan aborsi sebanyak dua kali oleh Bripda Randy yang merupakan anggota Polres Pasuruan.

“Korban selama pacaran, yang terhitung mulai bulan Oktober 2019 sampai bulan Desember 2021 melalukan tindakan aborsi bersama yang mana dilakukan Maret tahun 2020 dan bulan Agustus 2021,” kaya Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beberapa waktu lalu.

“Untuk usia kandungan yang pertama masih usia mingguan, sedangkan usia kandungan yang kedua setelah usia 4 bulan,” ujarnya menambahkan.***

Editor: Galuh Widoera Prakasa

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Terpopuler