Rekognisi dan Afirmasi Pesantren Dalam Perda Pengembangan Pesantren di Purbalingga

- 14 Mei 2024, 10:12 WIB
Miswanto, M.Pd Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Purbalingga
Miswanto, M.Pd Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Purbalingga /Dok. Miswanto

Miswanto: Alumni Pesantren Raudatusholihin Sokawera Kalijaran , Ketua FPKB DPRD Purbalingga

Lahirnya UU yang berpihak pada kaum sarungan ini berawal dari sederet keresahan yang dialami oleh kalangan pesantren. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) selama ini belum mengakomodir aspirasi dan kearifan lokal pesantren sebagai lembaga pendidikan yang jumlahnya cukup banyak.

Untuk mewujudkan cita cita pendiri bangsa baldatun thayyibatun warabbun ghofur, negara harus hadir menyadarkan warganya untuk memahami agama secara utuh dan komprehensif.

Perda ini memiliki arti penting pada penyelenggara negara khususnya di Purbalingga untuk tidak mengabaikan berbangsa dengan beragama yang benar dan bijak. Pemahaman ini yang telah di tekankan oleh pesantren pada umumnya.

Baca Juga: Purbalingga Bersholawat Dihadiri Ribuan Santri

Hari ini Pesantren di Kabupaten Purbalingga disuguhkan dengan angin segar dengan disahkanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Pengembangan pesantren oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purbalingga pada Rapat Paripurna hari ini selasa 14 Mei 2024.

Perda ini sebagai acuan penganggaran dan kebijakan terhadap pesantren Sebab Perda ini sebagai turunan Undang-undang Pesantren no 18 tahun 2019 dan diperkuat dengan terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Perda yang terdiri dari tujuh bab dan tujuh belas pasal ini menjadi sejarah baru bentuk rekognisi pemerintah terhadap pesantren yang eksistensinya sudah ada berabad-abad silam, jauh sebelum Tanah Air ini merdeka dan menjadi model pendidikan paling kuno di Indonesia.

Tidak hanya rekognisi, UU tentang pesantren dan Perda Fasilitasi pengembangan Pesantren ini juga bagian dari afirmasi dan fasilitasi kepada pondok pesantren khususnya yang ada di Purbalingga.

Halaman:

Editor: Vandi Romadhon


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah