Perda Pesantren di Purbalingga Disetujui, Begini Tanggapan Fraksi PKB

- 14 Mei 2024, 10:51 WIB
Ilustrasi pesantren: Perda Pesantren di Purbalingga resmi disetujui pada rapat paripurna DPRD pada Selasa 14 Mei 2024
Ilustrasi pesantren: Perda Pesantren di Purbalingga resmi disetujui pada rapat paripurna DPRD pada Selasa 14 Mei 2024 /

PURBALINGGAKU - Rapat paripurna DPRD dengan salah satu agenda persetujuan bersama terhadap Raperda tentang fasilitasi pengembangan pesantren digelar di ruang rapat paripurna kantor setempat pada, Selasa 14 Mei 2024.

Ketua Fraksi PKB Miswanto menyebut agenda berjalan lancar sesuai dengan harapan. Lahirnya perda ini disebut akan memberikan harapan kepada pengembangan dunia pesantren di Purbalingga.

"Perda pesantren sudah disetujui tanpa interupsi, lancar. Ada harapan semakin berkembangnya pesantren di Purbalingga," kata Miswanto.

Menurutnya, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) selama ini belum mengakomodir aspirasi dan kearifan lokal pesantren sebagai lembaga pendidikan yang jumlahnya cukup banyak.

Baca Juga: Rekognisi dan Afirmasi Pesantren Dalam Perda Pengembangan Pesantren di Purbalingga

Padahal, kata dia untuk mewujudkan cita cita pendiri bangsa baldatun thayyibatun warabbun ghofur, negara harus hadir menyadarkan warganya untuk memahami agama secara utuh dan komprehensif.

"Perda ini memiliki arti penting pada penyelenggara negara khususnya di Purbalingga untuk tidak mengabaikan berbangsa dengan beragama yang benar dan bijak. Pemahaman ini yang telah ditekankan oleh pesantren pada umumnya," ujarnya.

Dengan disetujuinya perda pesantren di Purbalingga, pesantren di daerah itu akan disuguhkan dengan angin segar. Miswanto menyebut, Perda yang terdiri dari tujuh bab dan tujuh belas pasal itu menjadi sejarah baru bentuk rekognisi pemerintah terhadap pesantren.

Baca Juga: Santri Garda Terdepan Menjaga Ideologi Bangsa

Halaman:

Editor: Vandi Romadhon


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah